Beberapa cara mengolah bawang putih untuk burung kenari dan lovebird
Berikut ini beberapa cara mengolah bawang putih untuk burung kenari dan lovebird.
Sumber: om kicau
1. Mencampur bawang putih dan air
Ambil lima siung bawang putih, kemudian dipotong kecil-kecil (bisa juga ditumbuk). Potongan atau hasil tumbukan dimasukkan ke dalam botol berisi 1 liter air bersih. Simpan botol tersebut di dalam lemari pendinging / kulkas selama kurang lebih 12 jam.
Setelah 12 jam, botol dikeluarkan dari kulkas, lalu airnya disaring menggunakan saringan teh, untuk memisahkan air dan ampasnya. Air hasil saringan itulah yang nantinya digunakan sebagai air minum untuk burung. Untuk hasil yang optimal, air minum diberikan setiap 2-3 hari sekali.
Setelah 12 jam, botol dikeluarkan dari kulkas, lalu airnya disaring menggunakan saringan teh, untuk memisahkan air dan ampasnya. Air hasil saringan itulah yang nantinya digunakan sebagai air minum untuk burung. Untuk hasil yang optimal, air minum diberikan setiap 2-3 hari sekali.
2. Memasukkan potongan bawang putih ke dalam air minum
Cara ini paling mudah dilakukan, karena Anda cukup mengambil 1 siung bawang putih, lalu dipotong jadi dua. Salah satu potongan dimasukkan ke dalam air minum burung.
3. Mencampur pakan bijian dan bawang putih
- Beberapa siung bawang putih ditumbuk atau diparut sampai halus. Hasil parutan dicampur dengan air hangat, lalu dibiarkan beberapa jam. Setelah itu, air disaring dengan saringan halus untuk memisahkannya dari ampas bawang putih.
- Air hasil saringan digunakan untuk merendam pakan bijian yang biasa dikonsumsi burung. Perendaman ini dimaksudkan agar sari bawang putih bisa meresap ke dalam biji-bijian tersebut.
- Setelah direnam beberapa jam, pakan kemudian diangkat dan ditiriskan.
- Siapkan wadah / nampan yang telah dilapisi kertas koran. Letakkan biji-bijian tersebut di atasnya, untuk proses pengeringan.
- Pengeringan bisa dilakukan dengan menjemur di bawah sinar matahari atau menggunakan oven. Setelah kering, pakan bijian bisa langsung diberikan kepada burung.
Sumber: om kicau