Biji berkecambah
Cara membuat biji berkecambah
Jenis bijian yang bisa diolah menjadi biji berkecambah untuk pakan burung kicauan antara lain canary seed, atau bisa juga membeli biji-bijian secara terpisah di toko pakan burung, misalnya millet, biji gandung, atau kacang-kacangan.
Jika bahan baku sudah didapatkan, berikut ini proses pembuatannya :
Masukkan biji-bijian yang akan diolah ke dalam wadah, seperti toples kaca, nampan, gelas, mangkuk, atau apa saja. Yang penting wadah tersebut tahan air dan tidak mengandung unsur logam seperti seng atau kaleng bekas. Namun yang paling baik menggunakan toples kaca, karena kita bisa melihat hasilnya dari luar.

Biji-bijian diseleksi dengan cara menuangkan air ke dalam wadah hingga penuh. Biji yang mengambang berarti rusak / jelek dan harus disingkirkan.
Buang air yang digunakan untuk menyeleksi biji dengan air baru. Cuci bersih biji-bijian yang terpilih, dan masukkan kembali ke dalam toples yang sudah berisi air hingga air. Simpan toples selama 12 jam.
Setelah disimpan selama 12 jam, air yang berada dalam toples dibuang, termasuk kotoran yang terlihat mengambang. Setelah itu, toples kembali di isi dengan air, kali ini dalam jumlah sedikit saja, yang penting semua biji berada di bawah permukaan air. Ini penting untuk merangsang pertunbuhan tunas pada biji-bijian tersebut.
Biarkan toples selama 1-2 hari, sampai muncul tunas atau kecambah. Lama tumbuh tunas tergantung dari jenis bijian yang digunakan.
Anda bisa langsung memberikan kecambah kepada burung, atau membiarkannya tumbuh sedikit lagi. Sebab pada waktu kecambah belum terlalu panjang, kandungan asam amino dan vitamin masih tinggi. Jadi, disarankan pengambilan biji berkecambah jangan melebihi 2 hari.
Sebelum diberikan kepada burung, sebaiknya kecambah ditiriskan terlebih dulu untuk mengurangi kadar air, sekaligus mencengah kembung pada saluran pencernaan burung.
Sisa kecambah busa disaring dan disimpan dalam wadah kering, lalu disimpan dalam lemari es untuk persediaan selama beberapa hari ke depan.
Biji berkecambah ini juga bisa meningkatkan kecerahan warna bulu berkilau dan sorot matanya, dan sangat baik pula untuk burung dalam penangkaran.
Sumber:Om Kicau
Jenis bijian yang bisa diolah menjadi biji berkecambah untuk pakan burung kicauan antara lain canary seed, atau bisa juga membeli biji-bijian secara terpisah di toko pakan burung, misalnya millet, biji gandung, atau kacang-kacangan.
Jika bahan baku sudah didapatkan, berikut ini proses pembuatannya :
Masukkan biji-bijian yang akan diolah ke dalam wadah, seperti toples kaca, nampan, gelas, mangkuk, atau apa saja. Yang penting wadah tersebut tahan air dan tidak mengandung unsur logam seperti seng atau kaleng bekas. Namun yang paling baik menggunakan toples kaca, karena kita bisa melihat hasilnya dari luar.

Biji-bijian diseleksi dengan cara menuangkan air ke dalam wadah hingga penuh. Biji yang mengambang berarti rusak / jelek dan harus disingkirkan.
Buang air yang digunakan untuk menyeleksi biji dengan air baru. Cuci bersih biji-bijian yang terpilih, dan masukkan kembali ke dalam toples yang sudah berisi air hingga air. Simpan toples selama 12 jam.
Setelah disimpan selama 12 jam, air yang berada dalam toples dibuang, termasuk kotoran yang terlihat mengambang. Setelah itu, toples kembali di isi dengan air, kali ini dalam jumlah sedikit saja, yang penting semua biji berada di bawah permukaan air. Ini penting untuk merangsang pertunbuhan tunas pada biji-bijian tersebut.
Biarkan toples selama 1-2 hari, sampai muncul tunas atau kecambah. Lama tumbuh tunas tergantung dari jenis bijian yang digunakan.
Anda bisa langsung memberikan kecambah kepada burung, atau membiarkannya tumbuh sedikit lagi. Sebab pada waktu kecambah belum terlalu panjang, kandungan asam amino dan vitamin masih tinggi. Jadi, disarankan pengambilan biji berkecambah jangan melebihi 2 hari.
Sebelum diberikan kepada burung, sebaiknya kecambah ditiriskan terlebih dulu untuk mengurangi kadar air, sekaligus mencengah kembung pada saluran pencernaan burung.
Sisa kecambah busa disaring dan disimpan dalam wadah kering, lalu disimpan dalam lemari es untuk persediaan selama beberapa hari ke depan.
Biji berkecambah ini juga bisa meningkatkan kecerahan warna bulu berkilau dan sorot matanya, dan sangat baik pula untuk burung dalam penangkaran.
Sumber:Om Kicau