Seluruh Korban Tewas Adalah DPO Teroris


JAKARTA -- Seluruh korban tewas dalam penggeberekan di Solo adalah buronan kelas kakap Mabes Polri. Terutama dalam bom JW Marriott dan Ritz Carlton.

Dalam jumpa pers Kamis (17/9), Kapolri Jenderal Bambang H Danuri, mengatakan keempat korban tewas adalah Bagus Budi Pranoto alias Urwah, Hadi Susilo, Aryo Sudarso, dan terakhir Noordin M Top.

Urwah adalah pelaku pengeboman Kedubes Australia 2003 yang sudah divonis tujuh tahun. Ia dibebaskan bersyarat empat tahun. Tapi bermain lagi mennyiapkan bom di Jatiasih. Urwah adalah ahli pembuat bom.

Kedua adalah Hadi Susilo, yang menyewa rumah. Ketiga, Kapolri menyebutnya dengan tegas, ''Ini betul-betul kita cari dan dapat karena dia murid Dr Azahari. Ahli pembuat bom, Aryo Sudarso alias Aji,'' katanya.

Korban terakhir, adalah Noordin M Top. Bagaimana cara korban meninggal? Kapolri tidak memberikan keterangan rinci. ''Terjadi tembak menembak, mereka berhasil kita lumpuhkan jadi meninggalnya ada tindakan tegas, mereka menyerang tidak mau serahkan diri, bahkan terus menembak, dengan teriakan heroik,'' katanya.

Kapolri menyebut, ada granat yang sudah siap diledakkan, ''Kuncinya sudah ditarik. Ini berbahaya, dan ada juga bom tangan,'' katanya. Kedua bahan peledak ini sudah diamankan oleh polisi di tempat kejadian.
sumber: republika online

Popular posts from this blog

BlackBerry Bertahtakan Emas Berlian Rp 1,8 Miliar

Tom & Jerry Pun Bisa Akur

Cina Out dari MotoGP 2009