Perangkat Canggih di Bus Transjakarta Baru


JAKARTA - Bagi anda pengguna setia bus Transjakarta, bersiaplah dengan teknologi ditawarkan oleh bus tersebut. Pasalnya, armada baru yang melayani koridor V (Kampung Melayu-Ancol), dan Koridor VII (Kampung Melayu-Kampung Rambutan) telah dilengkapi dengan berbagai macam teknologi yang akan membuat anda semakin nyaman menggunakan angkutan massal ini.

Salah satu fitur canggih dan sangat berguna dalam bus Transjakarta ini adalah timer yang dapat mengukur jarak antara bus satu dengan lainnya. Teknologi ini didukung dengan adanya Global Positioning System yang juga ada di dalam masing-masing bus. GPS ini akan memberikan notifikasi kepada bus-bus Transjakarta untuk saling menjaga jarak sehingga penumpukan bus di satu halte tertentu, yang sering terjadi belakangan ini, akan terhindari.

Tidak hanya mengurangi penumpukan bus di satu halte, penumpang pun akan disuguhkan oleh tayangan audio video yang terpampang di tiga buah LCD TV di dalam masing-masing bus. Sedangkan satu LCD TV lainnya akan didedikasikan untuk pemutaran iklan dan tayangan komersil.


Untuk interiornya sendiri, bus ini didesain dengan perangkat yang berkelas. Bodi bus Transjakarta kini dilapisi alumunium, sehingga armada baru ini dijamin tidak cepat berkarat. Penumpang pun dapat duduk dengan nyaman, karena joknya dilapisi dari kain yang diproduksi langsung dari Perancis.

Pihak pengelola pun menaruh perhatian terhadap para orang cacat, karena tempat duduk khusus orang cacat tersedia di bus ini.

Untuk keamanan, penumpang tidak perlu khawatir, karena menurut pihak PT Ekasari Lorena Transport, perusahaan yang memenangkan tender pengadaan bus ini, telah menaruh sistem alarm, sehingga jika sewaktu-waktu bus ini mengalami kebakaran, maka dengan cepat sirene alarm akan berbunyi.

Kabarnya, pihak pemenang tender telah mengeluarkan dana sebesar Rp1,6 milliar untuk satu bus single deck, dan Rp4 milliar untuk satu bus double deck. Total armada bus baru Transjakarta ini ada 47 unit, dengan 34 unit bus single deck, dan 13 unit untuk double deck.

Sayangnya, masyarakat mesti bersabar menunggu bus ini, sebab, pihak pengelola masih menunggu lampu hijau dari pemerintah untuk pengoperasiannya.

"Dari Lorena pribadi, kami menyatakan sudah siap 100 persen. Tinggal menunggu tim inspeksi melakukan uji kelayakan tahap akhir, mungkin dalam minggu ini sudah selesai," ungkap Managing Direktur Lorena Group Dwi Rinata Soerbakti, di pool Lorena, Ceger, Jakarta Timur, Kamis (23/10/2008).
smbr: okezone

Popular posts from this blog

BlackBerry Bertahtakan Emas Berlian Rp 1,8 Miliar

Tom & Jerry Pun Bisa Akur

Cina Out dari MotoGP 2009