Tarif Telepon Rumah Pun Kini Gratis


JAKARTA - Telkom memungkinkan pelanggan telepon rumah (PSTN) melakukan pembicaraan gratis. Bahkan Telkom berupaya menghemat biaya percakapan hingga 90 persen dari tarif normal.

"Program Telepon Rumah Tarif Hemat dapat menghemat biaya percakapan. Misalnya untuk pembicaraan yang berdurasi 30 menit pelanggan cukup membayar 6 menit saja," ujar Vice President Public & Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia melalui keterangan resmi di Jakarta, Rabu (3/9/2008).

Menurut Eddy, untuk pembicaraan pada menit ke-1 hingga ke-6, pelanggan dapat membayar sesuai tarif yang berlaku. Namun setelah itu, pada menit ke-7 hingga ke-30 berlaku tarif Rp0 atau gratis. Sedangkan menit ke-31 dan seterusnya berlaku tarif diskon sebesar 90 persen.


Program ini berlaku mulai 1 September hingga 31 Desember 2008. Ketentuannya, program tersebut otomatis dapat dinikmati seluruh pelanggan tanpa perlu melakukan registrasi. Tarif hemat berlaku untuk pembicaraan pukul 22.00 hingga 06.00 waktu setempat dan untuk panggilan Telepon Rumah ke Telepon Rumah atau Telepon Rumah ke Flexi baik lokal maupun SLJJ.

Eddy Kurnia mengatakan, program ini diharapkan dapat meningkatkan traffic panggilan telepon rumah. Ke depan, Telkom akan merevitalisasi telepon rumah agar masyarakat kembali menggunakan telepon rumah.

"Telepon rumah sesungguhnya memiliki banyak keunggulan dibanding telepon bergerak, antara lain dapat digunakan untuk mengirim dan menerima faksimili dan koneksi internet kecepatan tinggi. Bahkan penggunaan telepon rumah pun tidak mudah putus, cepat tersambung dan suaranya lebih jernih," ujar Eddy Kurnia.

Selain digunakan untuk suara, telepon rumah dapat digunakan untuk koneksi internet kecepatan tinggi, antara lain melalui layanan Telkom Speedy.

"Tidak lama lagi telepon rumah juga bisa digunakan untuk menyalurkan layanan televisi berbayar (Pay TV) dan Video on Demand," tandasnya.

Saat ini terdapat sekitar 8,7 juta telepon rumah� dan lebih dari 8 juta pengguna Telkom Flexi. Artinya tarif hemat ini dapat digunakan untuk berbicara dengan sekitar 16,7 juta pelanggan telepon di seluruh Indonesia.
Smbr: okezone

Popular posts from this blog

BlackBerry Bertahtakan Emas Berlian Rp 1,8 Miliar

Tom & Jerry Pun Bisa Akur

Cina Out dari MotoGP 2009